top of page

Berang-Berang: Pemangsa Air yang Terampil dan Konservasi Habitat Mereka

  • Writer: from me for you
    from me for you
  • May 11, 2023
  • 1 min read

Updated: May 22, 2023


sejarah hewan berang berang

Berang-berang (bahasa Inggris: beaver, otter) adalah hewan mamalia yang biasa ditemukan di daerah berair seperti sungai, danau, atau rawa-rawa. Berikut ini adalah sejarah singkat mengenai berang-berang:


  • Asal Usul dan Penyebaran:

Berang-berang terutama ditemukan di Amerika Utara dan Eropa Utara, meskipun beberapa spesies juga hidup di daerah lain seperti Asia. Mereka merupakan hewan semi-akuatik yang hidup di perairan tawar seperti sungai dan danau, dan biasanya membangun dam atau bendungan untuk membuat kolam air yang lebih dalam.


  • Kebiasaan Makan:

Berang-berang merupakan hewan herbivora yang memakan kulit kayu, tunas, dan daun dari berbagai jenis tumbuhan seperti pohon willow, alder, dan maple. Mereka menggunakan gigi tajam dan kuat untuk merobek kulit kayu dan memotong cabang-cabang pohon.


  • Kehidupan Sosial:

Berang-berang hidup dalam kelompok kecil yang disebut sebagai "koloni" atau "clan". Mereka sangat terorganisir dan bekerja sama untuk membangun dam dan rumah mereka, serta untuk mempertahankan daerah kekuasaan mereka dari koloni lain.


  • Peran Penting di Lingkungan:

Berang-berang memiliki peran penting dalam lingkungan karena kegiatan mereka mempengaruhi ekosistem sungai dan danau. Dam-dam yang mereka bangun membantu memperlambat aliran air dan menciptakan kolam air yang lebih dalam, yang menguntungkan untuk ikan dan hewan air lainnya. Selain itu, rumah mereka juga memberikan tempat berlindung bagi berbagai jenis hewan.


  • Sejarah:

Berang-berang pernah menjadi target perburuan yang intensif karena kulit mereka yang berharga, yang digunakan untuk membuat topi dan pakaian di masa lalu. Populasi berang-berang menurun drastis pada abad ke-19, tetapi berkat upaya konservasi dan perlindungan, populasi mereka kini telah pulih kembali dan termasuk dalam daftar spesies yang tidak terancam punah.


Meskipun populasi berang-berang telah pulih, mereka masih menghadapi berbagai ancaman seperti perusakan habitat dan perubahan iklim. Oleh karena itu, upaya konservasi dan perlindungan terus dilakukan untuk menjaga keberlangsungan hidup mereka di alam liar.

Comments


Image by Pawel Czerwinski

Thanks for submitting!

© 2023 by BrainStorm. Proudly created with Wix.com

bottom of page