top of page

Mengungkap Kisah Sugar Glider: Dari Budaya Pribumi hingga Perdagangan Global

  • Writer: from me for you
    from me for you
  • May 16, 2023
  • 1 min read

Updated: May 22, 2023


sejarah hewan sugar glider

Sugar glider (Petaurus breviceps) adalah hewan marsupialia kecil asli Australia, Indonesia, dan Papua Nugini. Sejarah sugar glider mencakup evolusi, peran dalam budaya pribumi, penyebaran ke seluruh dunia, dan status konservasinya.


Sugar glider telah ada selama jutaan tahun, dan fosil sugar glider ditemukan di Australia dan Papua Nugini yang menunjukkan keberadaan hewan ini sejak zaman Pleistosen. Dalam budaya pribumi, sugar glider sering dikaitkan dengan mitos dan legenda sebagai makhluk yang cerdas dan ajaib.


Pada abad ke-19, sugar glider mulai diburu dan diekspor ke Eropa sebagai hewan peliharaan dan binatang pertunjukan. Populeritas sugar glider sebagai hewan peliharaan terus meningkat pada abad ke-20, dan sejak saat itu sugar glider telah tersebar luas ke seluruh dunia.


Meskipun populer sebagai hewan peliharaan, sugar glider sebenarnya merupakan spesies yang terancam. Habitat alaminya yang terus berkurang dan adanya perburuan untuk perdagangan ilegal telah menyebabkan penurunan populasi sugar glider di alam liar. Namun, beberapa upaya telah dilakukan untuk melindungi dan melestarikan sugar glider, termasuk penangkaran dan upaya restorasi habitat.


Sejarah sugar glider menunjukkan pentingnya memperhatikan dampak perdagangan hewan dan perubahan habitat pada populasi hewan liar. Melalui upaya konservasi yang berkelanjutan, kita dapat memastikan bahwa sugar glider dan spesies lainnya dapat bertahan di alam liar dan terus memberikan manfaat bagi ekosistem dan budaya manusia.

Comments


Image by Pawel Czerwinski

Thanks for submitting!

© 2023 by BrainStorm. Proudly created with Wix.com

bottom of page