top of page

Sejarah Tasmanian Devil: Dari Makanan Orang Palawa hingga Terancam Punah akibat Penyakit

  • Writer: from me for you
    from me for you
  • May 16, 2023
  • 1 min read

Updated: May 22, 2023


sejarah hewan tasmanian devil

Tasmanian Devil adalah hewan marsupial asli Tasmania, sebuah pulau di selatan Australia. Hewan ini dikenal dengan karakteristiknya yang unik, termasuk ukurannya yang kecil hingga sedang, warna cokelat hitam, dan cakarnya yang kuat untuk membantu dalam menghancurkan daging.


Sejarah Tasmanian Devil bermula sekitar 4.000 tahun yang lalu ketika penduduk asli Tasmania, orang Palawa, mulai memburu dan mengonsumsi hewan ini sebagai sumber makanan. Pada abad ke-17, orang Eropa tiba di Tasmania dan membawa hewan-hewan baru seperti domba, sapi, dan kuda. Kehadiran hewan-hewan ini mengganggu ekosistem Tasmania dan memaksa Tasmanian Devil untuk beralih ke sumber makanan yang berbeda.


Pada awal abad ke-19, Tasmanian Devil menjadi target perburuan karena dianggap sebagai ancaman bagi hewan ternak. Perburuan yang intensif mengancam populasi Tasmanian Devil, dan pada tahun 1941, hewan ini hampir punah akibat penyakit yang disebut Devil Facial Tumor Disease (DFTD). Penyakit ini menyebar dengan cepat dan mematikan, dan menyebabkan penurunan besar dalam populasi Tasmanian Devil.


Namun, upaya konservasi berhasil memulihkan populasi Tasmanian Devil pada tahun 1990-an. Meskipun demikian, hewan ini masih dianggap sebagai spesies yang terancam punah dan memerlukan perlindungan ekstra untuk memastikan kelangsungan hidupnya di alam liar.

 
 
 

Comments


Image by Pawel Czerwinski

Thanks for submitting!

© 2023 by BrainStorm. Proudly created with Wix.com

bottom of page